Jawaban Pendapatan Nasional

PENDAPATAN NASIONAL

1. Untuk apa ya pendapatan nasional harus dihitung ?
2. Bagaimanakah pendapatan perkapita Indonesia ? Coba cari data di internet dan beri penjelasan tentang pendapatmu!
3. Carilah perbandingan perndapatan perkapita negara-negara di ASEAN (Jangan lupa cantumkan sumbernya), lalu berikan analisanya !
4. Jelaskan hubungan pendapatan nasional, jumlah penduduk, dan pendapatan per kapita.

Jawaban :
1. Pendapatan nasional harus dihitung untuk :
• Mengetahui perkembangan pendapatan dari tahun ke tahun
• Mengetahui struktur perekonomian suatu negara, apakah negara agraris atau negara indurstri
• Mengetahui kondisi ekonomi negara tersebut

2. Pendapatan Indonesai pada tahun 2011 mencapai US$ 4,380 . Indonesia sudah termasuk kelompok negara yang berpendapatan tinggi, Karena pendapatan perkapita Indonesia diantara US$ 2,696 – US$ 8,335. Meskipun masih dibawah negara berkembang lainnya, negara Indonesia akan terus melakukan pembangunan agar pendapatan perkapita Indonesia bersaing dengan negara berkembang lainnya.

3. Daftar Pendapatan Perkapita Negara-Negara wilayah ASEAN 2011

No Negara Pendapatan Perkapita
1. Singapura US$ 57,238
2  Brunei Darussalam US$ 47,200
3. Malaysia US$ 14,603
4. Thailand US$ 8,643
5. Indonesia US$ 4,380
6. Philippines US$ 3,725
7. Vietnam US$ 3,725
8. Laos US$ 2,435
9. Kamboja US$ 2,086
10. Burma US$ 1,900
11 Myanmar US$1,246
(http://worldofgovanadi.blogspot.com/2012/03/daftar-pendapatan-perkapita-negara.html)
Analisis : dalam suatu negara pasti menghasilkan pendapatan nasionalnya sendiri yang dipengaruhi oleh faktor-faktor, dan juga memiliki penduduk yang menghasilkan pendapatan nasional itu juga. Oleh sebab itu, pendapatan nasional dan penduduk saling berkaitan. Sebagai contoh, dalam negara Singapura memiliki pendapatan perkapita US$ 57,238, disebabkan pendapatan nasionalnya yang tinggi dengan penduduknya yang sedikit menyebabkan pendapatan perkapita Singapura tinggi. Sedangkan Myanmar memiliki pendapatan perkapita US$1,246, disebabkan pendapatan nasionalnya yang rendah dengan penduduknya yang banyak menyebabkan pendapatan perkapita Myanmar rendah.
4. Hubungan pendpatan nasional, jumlah penduduk dan pendapatan perkapita :
• Jika pendapatan nasional sebuah negara rendah, tetapi jumlah penduduknya juga tinggi, maka pendapatan perkapitanya akan rendah.
• Jika pendapatan nasional sebuah negara tinggi, tetapi jumlah penduduknya sedikit, maka pendapatan perkapitannya akan tinggi.
• Jika pendapatan nasional sebuah negara tinggi tetapi jumlah penduduknya juga tinggi, maka pendapatan nasionalnya mungkin rendah
• Jika pendpatan nasional sebuah negara rendah, tetapi jumlah penduduk juga rendah, maka pendapatan perkapitanya mungkin tinggi.
Jadi dari pernyataan diatas, tinggi rendahnya pendapatan perkapita sebuah negara dipengaruhi oleh jumlah pendapatan nasional dan jumlah penduduk.

Iklan

SOAL MIKRO DAN MAKRO EKONOMI

mikro makro ekonomi
  1. Sebutkan ciri-ciri permasalahan yang dibahas pada mikro ekonomi!
  2. Sebutkan 5 contoh bahasan makro ekonomi!
  3. Sebutkan 3 negara berkembang, dan jelaskan satu per satu mengapa negara tersebut dikatakan negara berkembang!
  4. Sebutkan 3 negara maju, dan jelaskan satu persatu mengapa negara tersebut dikatakan negara maju !
  5. China termasuk negara maju atau berkembang ? Berikan alasannya !
  6. Menurutmu, apakah Indonesia kelak akan menjadi negara maju ? Jelaskan analisamu!
  7. Menurutmu, apakah Indonesia sudah memasuki arena globalisasi ? Jelaskan alasannya!
  8. Mengapa Indonesia masih berutang ?
Jawaban:
1.    Ciri ciri permasalahan ekonomi mikro adalah dimana suatu masalah tersebut berkaitan dengan bagian kecil suatu perekonomian. Misalnya : permasalahan pada konsumen atau produsen.
2.    Lima contoh bahasan ekonomi makro :
·    Pertumbuhan ekonomi
·    Kemiskinan
·    Pengangguran
·    Defisit anggaran pemerintah
·    Utang nasional
3.    Contoh negara berkembang :
·    India, karena:
  •    Tingkat pendapatan per kapitanya masih rendah
  •    Tingkat kesehatan masih rendah
  •    Angka pengangguran yang tinggi
  •    Angka pertumbuhan penduduk tinggi
·    Brazil, karena:
  •    Sistem perekonomiannya masih bergantung dari luar
  •    Tingkat pendapatan per kapitanya masih rendah
  •    Kesempatan kerja yang minim
  •    Angka pertumbuhan penduduk tinggi
·    Indonesia, karena:
  •   Tingkat pendidikan yang masih rendah
  •   Tingkat kesehatan masih rendah
  •   Angka pengangguran yang tinggi
  •   Tingkat pendapatan per kapitanya masih rendah
  •    Kesempatan kerja yang minim
  •    Sistem perekonomiannya masih bergantung dari luar
  •    Angka pertumbuhan penduduk tinggi
4.    Contoh negara maju :
·    Inggris , karena:
  •       Sebagian penduduknya bekerja pada sector indrustri dan jasa
  •       Sumber daya manusia berkualitas tinggi
  •       Sebagian besar penduduknya tinggal diperkotaan
  •       Tingkat pendidikannya tinggi
  •       Angka kelahiran dan kematian relative rendah.
·    Prancis , karena:
  •      Tingkat pendapatan per kapitanya tinggi
  •      Sebagian penduduknya bekerja pada sector indrustri dan jasa
  •     Angka kelahiran dan kematian relative rendah
  •     Angka harapan hidupnya diatas 67,5% per tahun
  •     Sebagian besar penduduknya tinggal diperkotaan
·    Amerika Serikat, karena:
  •      Tingkat pendapatan per kapitanya tinggi
  •      Sebagian penduduknya bekerja pada sector indrustri dan jasa
  •      Tingkat pendidikannya tinggi, tidak ada yang bta huruf
  •      Sumber daya manusia berkualitas tinggi
  •      Sebagian besar penduduknya tinggal diperkotaan
  •      Angka kelahiran dan kematian relative rendah
  •      Angka harapan hidupnya diatas 67,5% per tahun
5.    China masih digolongkan sebagai negara berkembang, dikarenakan negara china yang tengah gencar gencarnya menjalankan pembangunan untuk mencapai kesejahteraan hidup masyarakatnya. Dikarenakan pembangunan itu masih tergolong rendah dengan pendapatan perkapita negara china masih tergolong rendah yaitu dibawah US$11.905.
6.    Ya, Indonesia memungkinkan menjadi negara maju. Meski masih menjadi negara berkembang, Indonesia terus menjalankan pembangunan untuk mencapai kesejahteraan hidup masyarakatnya. Dimana juga Indonesia mulai mengembangkan  berbagai usaha produktif, sehingga pertumbuhan ekonomi cukup berarti dan juga terciptanya pembaharuan diberbagai sector kearah yang lebih produktif dan efisien.
7.    Ya, Indonesia telah memasuki arena globalisasi. Contoh yang paling tampak sekarang, sebagian masyarakat Indonesia telah melupakan budaya Indonesian dengan mengganti budaya mereka menjadi budaya bangsa lain. Seperti : Budaya barat .
8.    Karena, Indonesia yang tengah menjalankan pembangunan untuk mensejahterakan masyarakatnya dimana negara itu juga belum mencapai maksimal untuk melakukan itu disebabkan oleh pendapatan yang masih dibawah rata rata. Maka dari itu Indonesia sangat membutuhkan dana/modal dalam mewujudkan tujuan tersebut. Sebagai contoh : tenaga ahli yang kurang, alat- alat yang kurang memadai , dll. Dengan kekurangan itu Indonesia berutang kepada negara lain untuk menjalankan pembangun tersebut.

Tugas ekonomi kelas X : tentang Perilaku Konsumen dan Produsen

1. Gambarkan tentang circular flow 2 sektor, 3 sektor , 4 sektor beseta penjelasanya ?
2. Adakah hubungan ekonomi suatu negara dengan sistem ekonomi negara tersebut ? jelaskan penjelasannya
3. Dari circular flow yang kalian buat pada nomor 1 , tuliskan peran pelaku ekonomi yang ada didalamnya !
4. Tuliskan mengenai penjelasan the law of diminishing return dengan menggunakan contoh ?
5. Tuliskan cara perluasan produksi yang bisa dilakukan oleh produsen dengan disertai contoh ?
6. Tuliskan perbedaan kegiatan produksi primer,sekunder, dan tersier ?
7. Rangkumkan mengenai teori nilai pasar dari Humme dan Locke ?
8. Rangkumkan tentang mengenai teori nilai tenaga kerja dari David Ricardo ?
9. Rangkumkan mengenai teori nilai lebih dari Karl Marx ?
10. Tuliskan perbedaan hukum Gossen I dan II ?

Jawab ..
1.
Circular Flow 2 Sektor Melibatkan 2 pelaku ekonomi yaitu RTK : Rumah Tangga Konsumsi sebagai pemberi faktor produksi dan pembeli barang-barang hasil penjualan RTP. RTP : Rumah Tangga Produksi sebagai penghasil barang dan jasa dan memberikan balas jasa terhadap faktor produksi yang diberikan oleh RTK.

Circular Flow 3 Sektor masih tetap melibatkan antara RTK dengan Perusahaan (RTP) dengan pemerintah sebagai pemberi subsidi kepada RTK dan RTP dan RTK/RTP wajib membayar pajak kepada pemerintah

Circular Flow 4 Sektor melibatkan RTK, RTP , Pemerintah dan dunia internasional (Masyarakat luar negeri). Dalam hal ini disebut juga sebagai Perekonomian Terbuka karena tidak hanya melibatkan pelaku-pelaku ekonomi dalam negeri tetapi juga dengan masyarakat ekonomi luar negeri . Dalam hal ini ketiga pelaku dalam negeri ini berinteraksi dengan masyarakat luar negeri dengan ekspor-impor.

2. Ada, sistem ekonomi suatu negara adalah cerminan untuk hubungan ekonomi suatu negara. Jika sistem ekonominya berjalan baik dan dapat diterima oleh pihak luar,maka hubungan ekonomi negara tersebut berjalan baik.

3. RTK : Memberikan faktor produksi kepada RTP
Menerima balas jasa berupa Upah/Gaji (uang)
Membeli barang dan jasa yang diproduksi oleh RTP
Membayar Pajak kepada Pemerintah
RTP : Membeli faktor produksi dari RTK
Meberikan balas jasa berupa Gaji/Upah,sewa,modal,dll kepada RTK
Memberikan barang dan jasa yang dibeli oleh RTK
Membayar pajak kepada Pemerintah
Pemerintah : Menerima pajak dari RTK dan RTP
Memberikan Subsidi dan pelayanan kepada masyarakat (RTK) dan perusahaan ( RTP)
Melakukan pembelanjaan negara kepada Perusahaan
Pembayaran gaji pegawai negeri
Melakukan ekspor-impor ke masyarakat luar negeri
Masyarakat Luar Negeri : Melakukan Ekspor-Impor terhadap pelaku dalam negeri (RTP,RTK,Perusahaan).

4. The law of diminishing Return adalah penambahan produksi dari sebuah factor produksi yang mulai mengalami penurunan, saat factor produksi tersebut meningkat. Berlawanan terhadap peningkatan yang seharusnya normal diharapkan. Berdasarkan hubungan ini, dalam sebuah sistem produksi dengan input-input tetap dan variabel, ( seperti ukuran pabrik dan jumah tenaga kerja ).Setiap  tambahan unit faktor produksi variabel (yaitu, orang-jam) menghasilkan peningkatan yang semakin mengecil  pada output, yang berarti juga mengurangi produktivitas setiap pekerja. Sebaliknya, memproduksi satu unit output  membutuhkan biaya yang lebih besar (karena jumlah input variabel utama yang digunakan, pengaruhnya sangat kecil).Contoh : lainnya adalah sebuah perusahaan motor yang memiliki  jumlah modal yang tetap, atau peralatan dan mesin, dan penawaran variable tenaga kerja. Saat perusahaan meningkatkan jumlah pekerja, hasil total perusahaan meningkat namun, jumlah peningkatannya selalu menurun. Hal ini disebabkan, setelah titik tertentu, pabrik menjadi terlalu sesak dan pekerja mulai mengantri untuk menggunakan mesin-mesin. Solusi jangka panjang bagi masalah ini adalah meningkatkan modal tetap perusahaan, seperti membeli mesin-mesin baru dan membangun lebih banyak pabrik.

5.       –Ekstensifikasi, yaitu perluasan produksi dengan cara menambah factor produksi. Contoh: menambah mesin, mendirikan pabrik baru, membuka lahan baru, dan lain-lain.
Intensifikasi, yaitu perluasan produksi yang dengan cara memperbesar kemampuan berproduksi dari faktor produksi yang sudah ada, tanpa menambah jumlah faktor produksi. Contoh: untuk meningkatkan hasil pertanian dilakukan dengan cara memilih bibit yang unggul, memperbaiki pengairan, memberi pupuk dengan teratur, dan lain-lain.
Diversifikasi, yaitu perluasan produksi dengan cara menambah jenis produksi. Contoh: awalnya satu pabrik hanya memproduksi kertas, kemudian pabrik tersebut memproduksi buku gambar, buku tulis, buku berpetak, dan lain-lain.
Normalisasi, yaitu perluasan produksi dengan cara menambah keragaman darisatu jenis produksi. Contoh: mula-mula suatu pabrik hanya memproduksi kertas HVS 60 gram lalu ditambah dengan memproduksi HVS 70 gram dan 80 gram.
Spesialisasi, yaitu perluasan produksi dengan cara mengadakan pembagian kerja. Dengan pembagian kerja, kualitas barang yang dihasilkan bisa meningkat dan umumnya kuantitas (jumlah) barang juga ikut meningkat, ini disebabkan karena setiap pekerjaan dilakukan oleh orang-orang yang memiliki kemampuan di bidangnya.
Mekanisasi, yaitu perluasan produksi dengan cara menggunakan mesin-mesin yang bisa menghemat waktu dan tenaga, sehingga hasil produksi lebih meningkat baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya.
Memberikan fasilitas dan kemudahan, yaitu perluasan produksi yang dilakukan pemerintah sebagai suatu kebijakan umum, di antaranya dengan cara pemberian kredit bagi usaha kecil dan menengah, deregulasi (penyederhanaan peraturan), debirokratisasi (penyederhanaan mekanisme perizinan), mengadakan kursus-kursus peningkatan keterampilan kerja, dan lain-lain.

6. Kegiatan produksi primer :
adalah kelompok-kelompok yang ditandai ciri-ciri kenal-mengenal dekat antar anggotanya serta mempunyai kerjasama yang erat yang bersifat dekat dalam arti pribadi di dalam kehidupannya. Kelompok ini cara berinteraksi dan berkomunikasinya secara langsung (bertatap muka) tanpa melalui perantara, jadi dengan adanya hal tersebut menjadi suatu tujuan dari individu menjadi juga tujuan dari kelompok yang menjadikan suatu hubungan timbal balik antara kelompok dengan anggotanya.
Misalnya:keluarga, RT, kawan sepermainan, dan lain-lain.
Kegiatan produksi sekunder :
Jika interaksi sosial terjadi secara tidak langsung, berjauhan, dan sifatnya kurang kekeluargaan. Hubungan ini biasanya bersifat obyektif.
Misalnya:partai politik , serikat kerja dan lain-lain.
(Perbedaan antara kelompok primer dan skunder adalah ada pada cara berinteraksi di dalam kelompok).
Kegiatan produksi tersier : biasanya dipenuhi setelah kebutuhan primer dan kebutuhan sekunder dipenuhi. Contoh kebutuhan tersier adalah kebutuhan akan mobil, alat rumah tangga mewah, dan perhiasan mahal.

7. Nilai suatu barang sangat bergantung pada permintaan dan penawaran barang  pasar.
8. Nilai suatu barang yang ditentukan oleh biaya tenaga kerja yang diperlukan untuk menghasilkan barang tersebut.
9. Penguasa harus membayar nilai tukar untuk mendapatkan nilai pakainya, kelebihan nilai pakai atas nilai tukar atau nilai lebih.
10. Gossen I : Jika manusia memakai suatu jenis barang secara terus-menerus maka pertama akan mendapatkan kenikmatan yang tinggi tetapi lama-kelamaan makin turun sampai mendapat kejenuhan.
Gossen II : Manusia memenuhi kebutuhannya yang beraneka ragam itu dengan tingkatan intensitas yang sama.

7 SKILL KEPEMIMPINAN

7  KETERAMPILAN HIDUP SEBAGAI PEMIMPIN

1. MENGENAL DIRI (UNDERSTANDING SELF)
Mengenal diri adalah memahami dan mengetahui segala sesuatu yang berkaitan dengan diri kita,baik dari segi fisik maupun dari segi psikologis.
2. KOMUNIKASI (COMMUNICATING)

Komunikasi adalah pertukaran informasi dengan orang lain secara lebih efektif.Ruang lingkup komunikasi diantaranya:                                                                                                           
1.) Komunikasi dari Allah kepada manusia,melalui: -Wahyu-Hidayah-Alam semesta 

2.)      Komunikasi dari manusia kepada Allah: -Sholat-Do’a-Dzikir

3.)      Komunikasi antar manusia: -Komunikasi yang baik-Pembicara yang baik-Penulis yang baik

 3. MENYATU DENGAN YANG LAIN (GETTING ALONG WITH OTHERS)
M
enyatu dengan yang lain adalah cara berinteraksi dengan orang lain secara positif,termasuk menerima dan menghargai perbedaan antar dirimu dan orang lain. Oleh karena itu menyatu dengan yang lain dapat memberikan kita banyak wawasan baru untuk berfikir lebih maju dan lebih baik dari sebelumnya.

4. BELAJAR UNTUK BELAJAR (LEARNING TO LEARN)
Belajar untuk belajar adalah upaya mengembangkan perilaku positif dalam mempelajari sesuatu dan menarik pelajaran dari berbagai informasi dan pengetahuan lainnya secara benar.Jadi belajar bukan hanya disekolah ataupun dirumah tetapi pelajaran juga bisa kita ambil dari mana saja.
Hal-hal yang harus kita lakukan dalam belajar diantaranya :
a. Menentukan tujuan belajar
b. Menentukan informasi yang dibutuhkan
c. Menentukan sumber informasi
d. Menggali dan menyerap informasi
e. Mengelola informasi

5. MEMBUAT KEPUTUSAN (MAKING DECISION)      
Adalah upaya mempelajari langkah-langkah dan pendekatan yang dibutuhkan untuk mencapai suatu tujuan,memecahkan masalah,mengambil keputusan serta tindakan baik secara individu maupun kelompok.

A. Gaya membuat keputusan diantaranya:

1.      Implusive (menurutkan kata hati)

2.      Wishfull (penuh keinginan)

3.      Intuitive (intuisi)

4.      Risk-free (bebas resiko)

5.      Avoidance (menghindar)

6.      Agonizing (tertekan/menderita)

7.      Planned (terencana)

6. MENGELOLA (MANAGING)
mengatur adalah pengunaan segala sesuatu yang dimiliki atau yang dapat dimanfaatkan untuk meraih suatu tujuan.
Agar dapat mengatur dengan baik, seorang pemimpin harus menjalankan fungsi:
a. Perencanaan
b. Pengorganisasian
c. Pengawasan                         d.Penggerakan
7.
BEKERJASAMA DALAM KELOMPOK (WORKING WITH GROUPS)
Bekerjasama dalam kelompok artinya ikut bergabung dan bekerja sama secara aktif atau memimpin kelompok untuk mencapai tujuan bersama.

SOAL PASAR KELAS X

  1. Tuliskan ciri-ciri pasar persaingan sempurna dan pasanglah sebuah  gambar pasar persaingan sempurna!
  2. Tuliskan ciri-ciri pasar persaingan tidak sempurna dan pasanglah sebuah gambar pasar persaingan tidak sempurna!
  3. Tuliskan ciri-ciri pasar oligopoli dan pasanglah sebuah gambar pasar oligopoli
  4. Tuliskan ciri-ciri pasar tenaga kerja!
  5. Tuliskan ciri-ciri pasar faktor produksi !

JAWAB:

1. 1. Adanya penjual dan pembeli yang sangat banyak.
Banyaknya penjual dan pembeli menyebabkan masing-masing pihak tidak dapat mempengaruhi harga. Harga ditentukan oleh mekanisme permintaan dan penawaran di pasar. Dengan demikian, pengusahalah yang menyesuaikan usahanya dengan harga pasar yang telah ada. Demikian pula konsumen secara perorangan tidak dapat mempengaruhi harga pasar dengan jalan memperbesar atau memperkecil jumlah pembeliannya.
2. Produk yang dijual perusahaan adalah sejenis (homogen).
Produk yang ditawarkan adalah sama dalam segala hal. Dalam pikiran pembeli, masing-masing hasil produksi suatu perusahaan dilihat sebagai sebuah substitusi yang sempurna untuk hasil produksi dari perusahaan lain di pasaran. Akibatnya penentuan pembelian oleh konsumen tidak tergantung kepada siapa yang menjual produk tersebut.
3. Perusahaan bebas untuk masuk dan keluar.
Masing-masing penjual ataupun pembeli mempunyai kebebasan untuk masuk dan keluar pasar. Tidak turut sertanya salah satu pengusaha atau pembeli dalam pasar tersebut, tidak akan berpengaruh kepada harga pasar, karena jumlah produk yang ditarik/dibeli sedemikian kecilnya sehingga dapat diabaikan jika dibandingkan dengan total produk yang terdapat di pasar.
4. Para pembeli dan penjual memiliki informasi yang sempurna.
Para penjual dan pembeli mempunyai informasi yang lengkap mengenai kondisi pasar, struktur harga, dan kuantitas barang yang sesungguhnya. Keterangan ini mudah didapat dan tidak memerlukan biaya yang besar (costless).

Pasar persaingan tidak sempurna

2.     Ciri-ciri pasar persaingan tidak sempurna (monopoli), sebagai berikut :

·         hanya ada 1 orang penjual
·         terdapat banyak pembeli
·         produk untuk pasar monopoli tidak mempuanyi barang penganti yang dekat
·         adanya hambatan untuk masuk ke dalam pasar
contoh gambar persaingan tidak sempurna(monopoli):
Pasar monopoli
contoh lain dari pasar persaingan tidak sempurna adalah monopolistik. Ciri ciri pasar monopolistik, sebagai berikut :
·         tedapat banyak produsen atau penjual
·         jenis barang yang dipasarkan berbeda
·         adanya kemampuan produsen untuk mempengaruhi harga
·         produsen lain mudah masuk ke pasar
·         promosi penjualan harus aktif
contoh gambar persiangan pasar monopolistik :

Pasar monopolistik

3.     Ciri-ciri pasar Oligopoli:

·         Terdapat banyak pembeli di pasar
·         Hanya ada beberapa perusahaan(penjual) yang menguasai pasar.
·         Produk yang dijual bisa bersifat homogen dan bisa juga berbeda, namun memenuhi standar tertentu.
·         Adanya saling tergantungan.
Kebijakan harga dan kuantitas produksi satu produsen akan berpengaruh terhadap kebijakan harga dan kuantitas produsen lain.
·         Adanya hambatan bagi pesaing baru.
Perusahaan yang telah lama dan memiliki pangsa pasar besar akan memainkan peranan untuk menghambat perusahaan yang baru masuk ke dalam pasar oligopoly tersebut.
·         Penggunaan iklan sangat intensif.
Iklan salah satu senjata ampuh untuk perusahaan oligopoli untuk bersasing dengan perusahaan yang lain, karena dapat mengubah tingkah laku dan selera konsumen.
Contoh dari pasar oligopoli :aaz
  1. Pasar Tenaga Kerja adalah seluruh aktivitas dari pelaku-pelaku untuk mempertemukan pencari kerja dengan lowongan kerja, atau proses terjadinya penempatan dan atau hubungan kerja melalui penyediaan dan penempatan tenaga kerja. Pelaku-pelaku yang dimaksud disini adalah pengusaha, pencari kerja dan pihak ketiga yang membantu pengusaha dan pencari kerja untuk dapat saling berhubungan.
Ciri-ciri pasar tenaga kerja, sebagai berikut :
·         Ada tenaga kerja
·         Ada perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja
·         Ada kesepakatan antara pengusahaan dan tenagag kerja untuk dapat bekerja sama
5.   Pasar factor produksi adalah pasar yang mempertemukan pencari factor produksi (perusahaan) dengan         pemilik factor produksi, bisa berupa tenaga kerja, modal, sumber daya alam dan keahlian.

Ciri ciri pasar factor produksi, sebagai berikut :
·         Adanya perusahaan yang membutuhkan factor produksi
·         Adanya penyedia factor produksi
·         Adanya kesepakatan antara perusahaan yang membutuhkan factor produksi dengan yang memilki factor produksi
·         Permintaan dan penawaran dilakukan dalam jumlah besar
·         Jenis permintaan dengan penawaran sesuai dengan produksi yang dihasilkan.

JAWABAN ESSAI UH-4 EKONOMI

Pak Amir Samsudin adalah seorang pedagang mangga di Pasar Tambun. Mangga simanalagi pada hari ini dijual di pasaran seharga Rp. 6.000,00/kg. Kemarin, Pak Amir baru saja membeli mangga dari Ibu Tutik, tetangga samping rumahnya. Dengan  begitu, Pak Amir sebenarnya bisa menjual harga mangga sebesar Rp, 4.000,00 per kg.  Sementara itu, Bu Sinta yang baru saja gajian, membawa uang ke pasar sebesar Rp. 10.000,00. Asumsi Bu Sinta, harga mangga simanalagi Rp. 10.000,00. Karena harganya lebih murah, maka Bu Sinta membelinya 6.5 kg.

  1. Analisalah kasus di atas dan golongkanlah Pak Amir dan Bu Sinta termasuk ke dalam jenis penjual dan pembeli yang seperti apa ?
  2. Berapakah premi konsumen dan produsen yang dimiliki Pak Amir dan Bu Sinta?
  3. Tuliskan Hukum Permintaan dan Penawaran dan berikan contoh nyata dalam kehidupanmu sehari-hari!
  4. Tuliskan faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran!
  5. Fungsi permintaan Qd = 210 – 3P dan fungsi penawaran Q = -40 + 2P. Buatkan kurva keseimbangan !
  6. Perhatikan tabel berikut :
Harga Jumlah
Rp. 2000Rp. 4000 300500

-Buatlah fungsi penawaran!

– Hitunglah koefisien elastisitasnya !

-JAWABAN-

1. Pa amir temasuk Penjual Supermarjinal karena harga mangga/kg yg dijual pa amir dibawah harga pasar.

Dan, Bu Sinta termasuk Pembeli Supermarjinal karena harga taksiran bu sinta melebihi harga pasar.

2. premi konsumen (Bu Sinta) sebesar Rp.6.000 (dari 10.000-4.000) karena bu sinta menafsir harganya akan 10.000. ketika harga di toko buah tersebut 4.000. Bu sinta menrasa mendapatkan keuntungan sebesar Rp.6.000

-Kalau premi produsen sebesar Rp.2.000 (dari 6.000-4.000). Karena harga pasar Rp.6.000 dan pak amir mendapat harga Rp.4.000 saat membeli mangga. ia jadi bisa menjualnya dengan harga lebih murah.

3.  Hukum Permintaan adalah apabila harga suatu barang dan jasa meningkat, maka kuantitas yang diminta akan menurun. Sebaliknya, apabila harga suatu barang dan jasa menurun, maka kuantitas yang diminta akan meningkat, ceteris paribus.

-Contoh: Ibu  membeli  5 kilogram buah apel. Padahal semula ia hanya berminat untuk membeli 2 kilogram saja. Tetapi karena di toko Buah tersebut sedang ada bulan promosi dengan menurunkan harga jeruk maka ia memutuskan membeli 5 kilogram.

Hukum Penawaran adalah apabila harga suatu barang dan jasa meningkat, maka kuantitas yang ditawarkan juga akan meningkat. Sebaliknya, apabila harga suatu barang dan jasa menurun, maka kuantitas yang ditawarkan juga akan menurun, ceteris paribus.

-Contoh: Pada tingkat harga Rp1.000 per kilogram, toko Buah  hanya bersedia menjual jeruk sebanyak 20kg. Kemudian harga naik menjadi Rp2.000 per kilogram. Toko Buah  bersedia menambah penawarannya menjadi 30kg. Dan begitulah seterusnya.

4.  -Faktor-faktor yang mempengaruhi Permintaan :

a. Harga barang komplementer dan barang subtitusi

b. Jumlah Pendapatan

c. Jumlah dan Karakteristik penduduk

d. Perubahan tradisi, mode, dan selera rakyat

e. Perkiraan dan harapan masyarakat

f. Hari raya keagamaan

g. Kondisi sosial dan ekonomi

-Faktor-faktor yang mempengaruhi Penawaran :

a.Kemajuan Teknologi

b.Biaya produksi

c. Persediaan sarana produksi

d. Peningkatan jumlah produsen

e. Peristiwa alam

f. Ekspetasi atau harapan produsen

g. Harga barang dan jasa lain

5.

KURVA  KESEIMBANGAN

KURVA KESEIMBANGAN

6.   Funsi Penawaran :

P-P1/P2-P1=Q-Q1/Q2-Q1

P-2.000/4.000-2.000=Q-300/500-300

P-2.000/2.000=Q-300/200

200(P-2000)=2.000(Q-300)

200P-400.000=2.000Q-600.000

200P=2.000Q-600.000+400.000

200P=2.000Q-200.000

P=2.000Q/200-200.000/200

P=10Q-1.000

–> 200P=2.000Q-200.000

-2.000Q=-200.000-200P

Q=-200.000/-2.000-200P/2.000

Q=100+1/10

Koefisien Elastisitas :

(Delta)Q/(Delta)PxP/Q

200/2.000X2.000/300

60.000/4.000.000

0,015

(E<1 : Inelastis)